24 Februari 2019 , tepat hari ke 25 kepergian alm Papa, aku untuk pertama kalinya memimpikannya.
Disaat mama, anakku Raisa dan mbak yang bekerja dirumah sudah bertemu papa lewat mimpi diawal minggu kepergian Papa, aku harus bersabar menahan rindu karena belum juga Papa menyapaku lewat mimpi.
Sore itu, aku tak sengaja tertidur di sofa menanti hujan reda. Dalam tidurku aku bermimpi, Papa datang dan memanggil aku, dengan suara khasnya " Rin, lagi apa ? "
Papa terlihat gagah, dan muda , menggunakan baju koko putih, wajahnya berseri sama seperti mendampingi aku saat wisuda sarjana S1. Papa kemudian berbicara dan berpesan agar aku selalu menjaga keharmonisan bersama adik-adik, tidak lupa bersedekah setiap Jumat dan Minggu dan yang terakhir menjaga mama, anak-anak dan kucing peliharaan kami. Semua sangat jelas terbayang dan terdengar ditelinga kananku. Seakan papa memang masih ada dan masih bersama kami.
Kemudian aku terbangun, dan menangis sejadi-jadinya...Ya Allah...terimakasih.. Papa bersamaMu bahagia, Papa bersamaMu terlihat sehat dan muda.
Terimakasih sudah hadir dan mengobati rindu ini. InsyaAllah amanat dan pesanmu akan selalu kami jalankan.
Tiap yang beriman pasti tidak akan memaknai mimpi bertemu keluarga yang sudah meninggal dengan hal-hal yang mistis. Allah sedang memberi kasih sayangnya dengan memberi aku mimpi tentang Alm, karena aku sangat merindukannya, Allah sedang memberikan kasih sayangnya bahwa aku harus semakin ikhlas dan bangkit kembali.
Papa.....terimakasih sudah mencairkan rindu ini..
Depok, 25 Februari 2019

Tidak ada komentar:
Posting Komentar