Jleb banget pas baca tugas NHW#4 dari Institut Ibu Profesional ini, makin terasa menguras dan mengiris hati. Sampai detik ini saya sebagai Bunda sudah belum ya paham fitrah anak-anak saya? Saya sudah melihat potensi mereka dan mengasahnya dengan baik dan benarkah? saya sudah terlalu ambisius kah? duhh... langsung nangis tersedu-sedu.
Setiap Bunda pasti ingin anak-anak mereka lahir dan tumbuh serta memiliki kehidupan yang lebih baik dari kita orangtuanya. Segala daya upaya pasti akan kita lakukan untuk memberikan pendidikan dan kehidupan yang lebih baik. Istilahnya jangan sampai deh anak-anak ngalamin kehidupan susah kayak kita dulu. Yang dulu ga bisa kebeli oleh kita, diusahakan ga terjadi sama anak-anak. Makanan yang dulu kita ga pernah rasakan, atau cuma bisa nyicip, jangan sampai deh anak-anak kita ga pernah makan, mungkin ini ya contoh simpelnya. Banyak dari kita berlomba-lomba mencarikan sekolah dan tempat les terbaik untuk anak-anak, dan banyak usaha lainnya agar mereka bisa cemerlang. Tapi mungkin itu hanya ambisi kita sebagai orangtua, tanpa memahami fitrah anak-anak kita.
Belum terlambat untuk saya memulai kembali, dan menentukan titik nol km saya mendampingi dan membimbing mereka. Bismillah, semoga Allah meridhoi....
Setiap anak dilahirkan dengan membawa keistimewaan, yang pasti berbeda dengan anak lainnya. Saya sedang berusaha memahami ini. Ketika kedua putri saya lahir dengan kelebihannya masing-masing, saya berusaha tidak membandingkan. Ketika sang kaka dengan segala kelebihan dan kediniannya mandiri, saya dengan penuh syukur menerima bahwa adik akan selalu menjadi little angel yang menceriakan hari-hari kami.
Sekarang InsyaAllah akan lebih fokus untuk ada dan memanfaatkan waktu sebanyak mungkin bersama anak-anak dan bersama-sama menemukan apa yang menjadi potensi mereka, dan membimbing mereka untuk tampil cemerlang dengan versinya masing-masing.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar