Rabu, 14 Februari 2018

Bersahabat Yang Bisa Menuntunmu Meraih Surga

MT Qonita...

Awalnya kami hanya teman sekolah, sama-sama satu angkatan di SMUN 1 Depok. Kemudian setelah lulus, pertemanan kami hanya lewat sosial media. Sampai akhirnya kami merencanakan untuk berlibur bersama. Satu-satunya tempat kami berlibur adalah kota Bandung. Liburan yang tidak terlalu mulus namun cukup menyenangkan. Dan kemudian ada kejadian yang membuat pertemanan kami terpecah. Bukan tentang siapa benar siapa salah, namun tentang siapa yang benar-benar sahabat sejatimu. 

Sahabat adalah orang yang akan selalu ada untuk kamu, mendukung kamu . Jika kamu salah, dia yang akan mengingatkan dan memberi tahu mana yang benar. Bukan yang diam-diam mendukungmu lalu menikam dari belakang. 

Seiring berjalan, pertemanan ini bukan hanya soal duniawi, hura-hura, ngopi-ngopi atau karaoke. Karena kami sudah semakin dewasa, ajal tak kenal usia, dan  kami ingin tetap bersama untuk belajar meraih surga. 

Sepakat memanggil seorang guru untuk membimbing kami, ternyata beliau adalah kakak kelas kami saat di SMUN 1 Depok. Seorang Ibu/ Guru/ Pembimbing yang sangat bersahaja, kakak sekaligus sahabat yang menyenangkan. Mempunyai nama yang begitu indah, beliau biasa kami panggil Ummi Yuni. 
Beliau pula yang menyarankan kami memiliki nama majelis, yang akhirnya disepakati dengan nama The Qonita . Dengan harapan kami bisa menjadi pribadi-pribadi yang lebih taat dalam memenuhi kewajiban kepada Sang Khaliq. 

Kemudian majelis ini berkembang, bukan hanya antar kita. Namun masing-masing dari kami membawa teman yang lain, yang sama-sama ingin belajar. Sampai akhirnya kami sudah tak tahu lagi siapa teman siapa, karena kami sudah menjadi satu saudara.

Hanya sebulan satu kali bertemu dan belajar, rasanya kurang . Ingin sekali pertemuan dan pembelajaran ini lebih sering lagi. Bahkan untuk tempat kajian, kami berlomba-lomba ingin menjadi tuan rumahnya. Semoga persahabatan ini semakin menambah keimanan kami ya Rob... Aamiin...

The Qonita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar