Kamis, 31 Januari 2019

ILMU PARENTING, JURUSAN YANG KUAMBIL DI UNIVERSITAS KEHIDUPAN



Setiap Ibu pasti  ingin menjadi ekspert disegala bidang. Ibu yang  multitalenta dan serba bisa. Tak terkecuali dengan saya. Namun ketika saya memantapkan diri untuk mendaftar di komunitas Ibu Profesional, ada satu bidang yang benar-benar ingin saya dalami, jurusan yang tak habis-habisnya dipelajari, dan senantiasa berkembang, yaitu ilmu parenting.

Ilmu parenting yang selama ini saya pahami adalah  ilmu tentang mendidik, mengasuh , membimbing, membuat pola asuh terhadap anak dengan baik dan benar sesuai  perkembangannya dengan menggunakan metode yang tepat.

Saya adalah seorang Ibu dengan dua putri. Anak saya yang pertama sudah masuk usia remaja, sedangkan adik baru memulai belajar di sekolah dasar. Dulu saya adalah seorang wanita pekerja, yang banyak menghabiskan waktunya hampir 15 jam berada di kantor. Terbayang betapa egoisnya saya sebagai seorang Ibu, tidak mengetahui secara detail tentang perkembangan buah hatinya. Karenanya saya bertekad untuk mempelajari ilmu parenting ini. Tak ada kata terlambat jika kita ingin belajar dan berubah, demi kedua putri saya. Dan pasti diluar sana, ada banyak Ibu dengan problematika yang hampir sama dengan saya, menjadi Ibu pekerja namun ingin tetap bisa mendidik dan membimbing buah hatinya dengan baik dan benar.

Ada banyak cara saya tempuh agar pengetahuan dan pemahaman saya tentang Ilmu parenting ini semakin berkembang. Yang paling simple yang saya jalankan adalah dengan memantau sosial media kontent parenting dan aktif mengikuti sesi bertanya dengan expert/ ahli.  Saya juga banyak membaca buku-buku parenting , menjadi member komunitas parenting, aktif mengikuti seminar dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan ilmu tersebut. Berteman dengan teman-teman yang memiliki keahlian dan keilmuan didalamnya juga merupakan salah satu cara agar bisa tetap mengetahui perkembangan ilmu parenting. Beruntung  saat ini saya bekerja dibidang yang banyak berkaitan dengan Ilmu parenting, sehingga saya senantiasa bisa belajar dan mengupgrade pengetahuan yang saya punya. Kemudian apa yang saya dapatkan itu, perlahan saya terapkan, alhamdulillah jika saya bisa sharing dan berbagi pengetahuan dengan para Ibu lainnya.

Harapannya dengan apa yang sudah saya pelajari, meski dengan tertatih, bisa membuat saya menjadi Ibu yang lebih baik, paham akan tugasnya sebagai madrasah keluarga untuk anak-anaknya. Dimana awalnya saya merasa yang kita lakukan sudah benar, namun semakin kita banyak belajar ,ternyata banyak pemahaman yang saya tangkap tak sepenuhnya benar. Saya tidak lagi memaksakan opini dan kehendak saya terhadap anak-anak, suami, orang tua dan teman-teman. Sayapun semakin bertambah cinta terhadap kedua orang tua saya, semakin paham betapa mereka dengan segenap hati mencurahkan banyak waktu, tenaga, usaha untuk menjadikan saya lebih beruntung dari mereka. Semoga ilmu dan pemahaman saya semakin berkembang dengan belajar di Komunitas Ibu Profesional.


Dyah Arini_NHW#1


Sabtu, 26 Januari 2019

Aliran Rasa

Aliran Rasa




Yang pertama akan saya ungkapkan adalah rasa syukur.  Dikumpulkan bersama dalam satu komunitas berisi ibu-ibu hebat,  yang sama-sama ingin belajar,  yang sama-sama seniatan,  yang sama-sama memiliki cita-cita mulia.
Menjadi ibu yang bisa menjalankan perannya sebagai pribadi dirinya sendiri tanpa mengabaikan tanggung jawabnya sebagai ibu dan istri.

Bagaimana caranya?  Bisa gak sih?  Susah gak ya?  Mulainya dari mana? 
Itulah pertanyaan awal yang berkecamuk dikepala.
Alhamdulillah Allah memberi jalan,  akhir tahun 2018, dari sekedar obrolan selintas dan paparan informasi yang terbaca di sosial media salah satu teman,  saya menemukannya. Beliau menginformasikan Komunitas Ibu Profesional (IIP) membuka pendaftaran kelas foundation batch 7 di laman Facebook nya.

Kemudian saya gerilya mencari tahu kesemua sosial media komunitas IIP.  Saat itu saya langsung jatuh cinta, dan bertekad saya harus bisa mengenal lebih jauh tentangnya.  
Akhirnya mulai memberanikan diri mendaftar. Harap-harap cemas menunggu pengumuman, karena jumlah peserta dibatasi.

Disela-sela persiapan outing kantor, berita bahagia itu datang,  saya di invite ke grup WA yang bertulisan Grup Foundation Ibu Profesional reg Depok 1. Wow... Saya terpilih... Ga nyangka dari ratusan pendaftaran bisa termasuk didalamnya.

Sekali lagi rasa takjub itu hadir,  betapa para ibu yang tergabung didalamnya mempunyai rasa antusias dan semangat belajar yang kuat, saya jadi ikut terbawa.  Rangkaian kegiatan dan materi yang diberikan begitu sistematik dan terstruktur, membuat saya tak berhenti takjub.

Sampai tiba saatnya pendaftaran kelas matrikulasi.  Kelas penentuan sebelum kami resmi menjadi member Ibu profesional.  Lagi-lagi saya harus menunggu harap-harap cemas status saya, Apakah saya terpilih?

Setelah beberapa hari, pengumuman siapa yg berhak masuk ke kelas matrikulasi dari grup foundation keluar, alhamdulillah saya terpilih . saya kemudian dipersatukan kembali dalam grup matrikulasi bersama para Ibu yang sama-sama lulus.

Kami lalu memulai perkuliahan, dikumpulkan dalam satu grup berisi ribuan Ibu dari seluruh wilayah Indonesia,  dan beberapa wilayah diluar negeri. 

Saya berhenti takjub?  Jangan harap.. Saya malah berkali-kali takjub.  Sampai-sampai saya tak bisa melukiskannya. 

Disini saya,  kami,  kita belajar tentang istimewanya setiap Ibu dengan segala permasalahan masing-masing dalam keluarganya. Tentang potensi,  kekuatan, komitmen dan tekad untuk berubah. Tentang passion dan bahagia yang ingin diraih. 
Semoga aliran rasa yang disampaikan para ibu inspiratif menjadi cambuk buat saya untuk menjadi ibu profesional.

#MatrikulasiIIPBatch7
#IbuProfesional
#AliranRasa